Senin, 11 Oktober 2021

Teruntuk wanita yang saya cinta

Kita bertemu tak sengaja di kala berada di Diploma. Awalnya biasa saja, hingga lama-lama sering berbalas cerita lalu ada rasa malu disaat kita berjumpa.

Aahh aku jadi teringat apakah itu namanya jatuh cinta.

Manis sekali rasanyaaa.


Jadi teringat, dulu setiap pagi hampir setiap hari telfonan untuk berkomunikasi.


Kita tahu kala itu kita saling ada rasa.

Tapi kita sadar jika sulit rasanya untuk bersama.

Sebelum masa kampus berakhir kita kembali ada rasa lalu saling memberanikan diri untuk mencoba.

Mencoba untuk memulai hubungan yang berkomitmen untuk saling cinta dan berbahagia.


Apakah engkau masih ingat, disaat kita bersama berusaha menang atas TA?

Saling menguatkan, selalu bersama untuk mengerjakannya.

Ku tahu kala itu berat bagimu, tapi aku selalu berusaha ada.


Pagi hingga malam kita lalui berdua.

Apakah engkau juga ingat dikala duduk santai dipinggir sungai lalu ada tim pengamanan yang memposting di sosial media.

Ahhh, lucu dan malu sekali rasanyaaa.


Dulu seragam kita hijau muda kini aku oren dan engkau biru tua , seragam milik perusahaan negara.

Penantian panjang kita berdua untuk bekerja membahagiakan orang tua.


Aku menyesal selalu mementingkan ego dari pada hubungan.

Hingga akhirnya aku kini merasa kehilangan.

Aku sungguh menyesal tapi aku sadar telah banyak memberikanmu kesedihan.


Jika diberikan kesempatan, aku ingin memberikan kebahagiaan.

Aku ingin memperbaiki keadaan.


Semangat kerjanyaaa.


Aku salah dan aku merindukanmuu


Dindaaa



0 comments:

Posting Komentar