Assalamualaikum
warahmatullahi wabarakatu, apa kabar Anda semua para pembaca setia artikel deguh.com? Pada kesempatan kali ini kita akan
sedikit mengulas dan membahas mengenai Arafah? Arafah yang memiliki arti kenal
atau tahu. Di lokasi inilah, khususnya para jama’ah haji dari seluruh penjurdunia, pada setiap tahunnya pada saat
musim haji akan saling bertemu untuk dapat melaksanakan salah satu dari rukun
haji, yaitu wukuf di Padang Arafah.
Padang
Arafah yang memiliki nilai sejarah yang sangat kental dan penting bagi seluruh
umat Islam. Sebab, di padang Arafah inilah, Rasulullah SAW menerima wahyu dari
Allah SWT mengenai kesempurnaan agama Islam. (QS. Al-Maidah (5) ayat 3).
Disamping
dari hal itu, Padang Arafah khususnya di Jabal Rahmahas(Bukit kasih sayang) ,
diyakini sebagai tempat bertemunya nenek moyang manusia yang ada pertama di
dunia yaitu Nabi Adam dan Hawa, setelah mereka berdua diturunkan dari surganya
Allah SWT. Pada saat mereka berdua diturunkan oleh Allah SWT ke bumi, maka
keduanya hidup secara terpisah sekian lama. Mereka berdua lalu saling mencari.
Beratus-ratus tahun lamanya pencarian untuk mereka berdua bertemu, dan pada
akhirnya atas ijin Allah SWT mereka bertemu di padang Arafah, tepatnya adalah di
bukit yang bernama Jabal Rahmah dan juga di sebut Bukit Kasih Sayang. Kisah atas
perjumpaan Adam dan Hawa ini mengenai spesifiknya harus membutuhkan penjelasan yang
lebih lanjut.
Pada
awalnya mereka berdua yang hidup di surga tanpa kekurangan, akan tetapi pada
saat mereka melanggar larangan Allah maka Adam dan Hawa harus turun ke bumi
serta harus hidup dalam kesusah dan juga penuh perjuangan sebab mereka berdua
harus menerima pahit getirnya hidup di dunia ini dan juga harus merasakan hidup
berpisah satu dengan lainnya. Lalu kini timbul sebuah pertanyaan mengapa mereka
berdua dapat bertemu di padang Arafah?
Terdapat
sebuah riwayat yang menyebutkan bahwasannya para malaikat mengingatkan Adam dan
juga Hawa, ketika setelah keduanya di turunkan ke muka bumi (akan tempat ini).
Hal ini bertujuan agar mereka berdua mengakui atau mengetahui akan dosa-dosa
yang mereka perbuat lalu memohon ampunan kepada Allah SWT. Kemudian singkat
cerita Adam dan Hawa telah mengetahui akan kesalahan-kesalahan yang mereka
lakukan dan mereka berdua juga diberitahu agar dapat bertaubat.
Terdapat
juga kisah lain yang mana menceritakan, ketika Jibril memberi tahu Nabi Ibrahim
bagaimana cara menunaikan haji di Padang Arafah. Jibril bertanya: ''Arafta
(tahukah Anda?), Ya Ibrahim,'' Ibrahim menjawab: ''Araftu (Aku mengetahui).''
Jadi,
dengan cerita dan keterangan yang telah di bahas tadi , maka Padang Arafah dapat
memiliki arti suatu tempat yang diperuntukan untuk manusia agar dapat lebih mengenali
Tuhannya. Manusia berbondong-bondong datang berkunjung ke tempat tersebut untuk
dapat memohon ampun atas segala macam dosa-dosa yang mereka lakukan baik itu
yang di sengaja dan tidak di sengaja serta mengakui segala mecam bentuk kesalahan
yang pernah mereka perbuat dengan penuh kerendahan hati. Di Ararah ini lah,
semua manusia (jama’ah haji) akan sama kedudukannya. Tak ada jabatan, tak ada
kaya atau miskin , pangkat dan juga golongan, semuanya berkedudukan sama di
hadapan Allah SWT, kecuali orang-orang yang bertaqwa.
Pakaian
yang dikenakan oleh para jama’ah pun sama dan jugaa seragam, tak ada bedanya
antara orang kaya dan orang miskin, orang yang memiliki pangkat dan tidak
memiliki pangkat. Tak ada rasa sombong semua akaan merendahkan diri mereka
hanya mengharapkan ampunan dari sang Ilahi. Keutamaan padang Arafah ialah
sebagaimana sabda dari Nabi Muhammad SAW, yang memiliki arti: ''Doa yang paling
afdhal ialah doa di hari Arafah''. Dalam riwayat lain, Nabi Muhammad SAW
bersabda: ''Tak ada hari yang paling banyak Allah SWT menentukan pembebasan
hambanya dari neraka, kecuali itu hari Arafah''.
Jika
telah selessai melakukan rangkaian segala macam ibadah di Arafah maka Anda kemudian
akan melanjutkan perjalanan ke Mina yaitu berjarak sekitar 5 km untuk dapat
melaksanakan proses lempar jumrah. Kemudian Anda akan thawaf ifadhah di Makah,
Sa'i dan tahallul (mencukur rambut). Jika semua rangkaian tersebut telah Anda
lakukan, maka telah selesailah prosesi ibadah haji yang Anda kerjakan. Dan
semoga Anda pulang ke tanah air mendapat predikat haji dan hajjah yang mabrub
dari Allah SWT
Sekian
informasi yang dapat kami berikan untuk Anda, semoga dapat bermanfaat dan
menambah akan wawasan Anda mengenai situs-situs atau tempat yang kaya akan
sejarah di tanah suci Mekkah. Mohon maaf jika penulis terdapat kesalahan dalam
menyampaikannya atau bahasa penulis yang kurang dapat Anda pahami, penulis
meminta maaf sebesar-besarnya sebab kesalahan datangnya hanya dari penulis dan
kesempurnaan hanya milik Allah SWT semata. Wabillahitaufik Wallhidayah
Wassalamualaikum warahmatullahi Wabarakatu.
0 comments:
Posting Komentar