Minggu, 01 Desember 2019

Astra Motor Pontianak Selenggarakan Basic Life Support


Halo geng, ketemu lagi bersama aku di blog deguh.com. Hehe udah ala-ala youtubers belum? Canda aja ya geng. Kamu seorang pengendara sepeda motor? Disetiap aktivitas menggunakan sepeda motor untuk moda transportasinya? Jika iya, simak ulasan dibawah ini hingga tuntas ya. Pernahkah kamu melihat atau mengalami situasi chaos pada saat berkendara?

Berbagai sebab memang bisa terjadi sebagai pemicu timbulnya berbagai macam permasalahan sehingga bisa menyebabkan kerugian yang berdampak kerugian harta ataupun hilangnya nyawa. Memang benar jika tidak semua hal dapat ditebak kapan terjadinya hal-hal yang tidak kita inginkan sehingga kewaspadaan sangat perlu ditingkatkan dan perlu adanya bekal yang cukup sehingga pada saat nantinya terjadi hal-hal yang tidak diinginkan maka kita bisa mengatasinya. Hal ini sangat penting untuk kita belajar dan dilakukan karena hal buruk bisa terjadi dimanapun dan kapanpun. Oleh karena itu,  berjaga-jaga adalah hal yang sangat penting untuk kemudian dilakukan.


Kejadian gawat darurat seperti halnya serangan jantung mendadak dan juga kecelakaan sangatlah berpotensi terjadi dimana saja dan kapan saja. Jika terjadi hal tersebut, tentu orang-orang terdekat kita yang bisa menjadi penolong pertama. Oleh karena itu, pentingnya menjaga hubungan baik kepada sesana sangatlah diperlukan agar dapat saling membantu dalam situasi yang tidak tertebak sekalipun. Kita atau siapapun juga semestinya paham dan mengerti tentang BLS atau basic life support.

Apa itu Basic Life Support?

Bantuan Hidup Dasar atau Basic Life Support yang disingkat BLS adalah suatu tindakan penanganan yang dilakukan dengan sesegera mungkin dan juga bertujuan untuk menghentikan hal-hal yang bisa berdampak pada kematian. Menurut AHA Guidleines pada tahun 2005, tindakan BLS dapat disingkat dengan Teknik ABC  atau airway atau membedakan jalan nafas, breathing, atau memberikan nafas buatan dan juga circulation dan atau pijat jantung pada saat terjadi shock. Namun kemudian pada tahun 2010 tindakan BLS diubah menjadi CAB. Tujuan BLS adalah melindungi otak dan juga keruskaan yang terjadi pada korban. Biasanya, pada pelatihan BLS cara atau tindakan penanganan ini diajarkan oleh instruktur yang sudah disertifikasi atau minimal sudah melewati pelatihan ATLS.


Mengingat sangat pentingnya BLS dan sudah sepatutnya dimiliki oleh semua orang. Beberapa hari yang lalu, Astra Motor Pontianak baru saja menyelenggarakan pelatihan BLS bagi para komunitas Honda. Hal ini diharapkan dapat menjadi sebuah edukasi bagi para anggota komunitas sehingga dapat memberikan pertolongan dasar pertama ketika terjadi kecelakaan pada saat berkendara dijalan raya.

Acara ini dilaksanakan guna melatih member komunitas Honda dalam menanggulangi pertolongan pertama dalam kecelakaan berkendara pada saat touring sedang berjalan atau tengah dilaksanakan. Pada kesempatan ini, BLS diikuti oleh puluhan peserta dari perwakilan club yang ada dibawah naungan Paguyuban HWBC dengan mengundang instruktur HIBGAGI Kalbar (Himpunan Perawat Gawat Darurat dan Bencana Indonesia).


Menurut Heru selaku instruktur, waktu sangatlah penting dan berharga bagi korban gawat darurat. “Belum tentu yang tidak bernafas itu meninggal,” jelasnya. Jika orang sekitarnya bisa menolong dengan BLS, korban kemungkinan dapat kembali untuk bernafas. “Lima hingga sepuluh menit pertama saat pasien mulai tidak bernafas dan kehilangan denyut nadinya merupakan fase yang tepat dilakukan pertolongan BLS, namun  pertolongan tersebut harus dilakukan dengan tepat. BLS bisa dilakukan dengan memberikan pijat jantung dan juga napas buatan”.

Sejumlah peserta yang berasal dari perwakilan komunitas Honda ini sangatlah tampak antusias selama mengikuti kegiatan Basic Life Support.  “Ini merupakan kegiatan yang menarik, kita mendapatkan pelajaran baru berkenaan dengan pertolongan pertama yang kita harus lakukan apabila menemukan korban secara mendadak,”.

0 comments:

Posting Komentar