Senin, 03 Juni 2019

Tips Cari Aman Sebelum Mudik


Musim mudik telah tiba. Bagi para perantau, tentu saja untuk dapat pulang kekampung halaman untuk dapat berkumpul bersama orangtua, sanak saudara serta keluarga untuk dapat merayakan Hari Raya Idul Fitri merupakan momen yang paling dinantikan. Tentu saja mudik dapat mengobati rasa rindu kepada orang-orang tersayang.

Banyak cara yang dilakukan oleh berbagai orang untuk dapat pulang ke kampung halaman. Misalnya saja dengan cara mengunakan moda transportasi yang berbeda-beda. Misalnya saja menggunakan seperti kereta api, bus, pesawat terbang, dan kapal laut. Akan tetapi, tak menutup kemungkinan jika masih banyak masyarakat Indonesia yang mudik menggunakan kendaraan pribadi.


Tapi perlu diingat, mudik dengan kendaraan pribadi memiliki risiko yang lebih tinggi ketimbang kendaraan umum. Risiko mulai dari macet di jalan yang tidak terprediksi, rute jalan tidak hafal dan bisa bikin nyasar, lelah dan mengantuk sehingga mengancam keselamatan jiwa Anda saat berkendara. Berikut ini tips mudik dengan kendaraan pribadi supaya lancar, aman, dan selamat sampai tujuan.

1. Periksa Kondisi Kendaraan

Hal utama dan paling penting dilakukan sebelum mudik adalah memeriksa kondisi kendaraan Anda terlebih dulu. Lakukan cek mobil atau motor ke bengkel terdekat. Kondisi kendaraan Anda menjadi faktor terpenting dan paling berpengaruh pada keselamatan Anda dan keluarga jika mudik dengan kendaraan pribadi.

Usahakan untuk memerikan kondisi mesin, rem, oli, lampu, dan roda. Jangan lupa juga untuk mengganti oli kendaraan sebelum mudik. Jangan meremehkan hal ini, sebab banyak terjadi kecelakaan di jalan karena kondisi kendaraan kurang layak untuk dipakai mudik. Apalagi akan dibawa untuk berkendara jauh hingga ratusan kilometer (km).

2. Hindari Mengangkut Penumpang Melebihi Kapasitas Kendaraan

Untuk keselamatan dan kenyamanan ketika mudik, sebaiknya hindari mengangkut beban atau penumpang melebih kapasitas dari kendaraan Anda. Pada dasarnya, setiap kendaraan didesain untuk membawa beban atau penumpang sesuai kapasitasnya masing-masing.

Namun jika terjadi kelebihan beban, hal ini berpotensi pada keselamatan semua penumpang. Misal untuk sepeda motor, kapasitas normalnya untuk 2 orang. Jika Anda memiliki seorang anak kecil berusia di bawah 7 tahun, maka berkendara bertiga masih diperbolehkan. Tapi berbeda situasinya jika Anda memiliki 2 orang anak, kapasitas akan melebihi beban muatan normal.

3. Patuhi Rambu Lalu Lintas

Maunya sih cepat sampai kampung halaman, jadi kalau bisa tancap gas alias ngebut di jalan. Lampu merah belum selesai, jalan kosong sedikit, main trabas saja. Hal ini sangat berisiko untuk keselamatan Anda. Untuk pengemudi motor, gunakan helm yang berstandar SNI dan nyalakan selalu lampu motor.

Sebaiknya, Anda mematuhi rambu-rambu lalu lintas dan berkendara sesuai dengan kecepatan normal. Tidak perlu mengebut atau selap-selip kiri-kanan, terobos lampu merah yang nantinya bisa berujung kecelakaan dan dapat merugikan keselamatan Anda dan keluarga.

4. Istirahat Pada Saat Kelelahan
Perjalanan yang jauh dan macet akan membuat badan lelah. Jangan paksakan diri untuk terus menyetir jika Anda sudah kelelahan. Melipir atau menepi sejenak di tempat peristirahatan atau rest area terdekat untuk tidur atau sekadar meluruskan kaki sambil makan atau beribadah. Ketika kembali membawa kendaraan, tubuh fit lagi. Miliki prinsip berkendara yang aman dan nyaman, sebab itu istirahat menjadi hal penting.

Sekian tips mudik dengan aman yang dapat penulis sampaikan. Perlu diingat bahwasannya kecelakaan yang terjadi selama masa mudik lebih disebabkan karena kelalaian pengendara. Untuk menghindari hal yang tidak diinginkan selama perjalanan, sebaiknya Anda mengutamakan keselamatan saat mudik dengan kendaraan pribadi. Ingat, tidak perlu egois saat berkendara di jalan, lakukan persiapan yang baik agar mudik tahun ini aman, nyaman, lancar dan selamat hingga tujuan Anda. Selamat mudik dan semoga sampai dikampung halaman dengan selamat sampai tujuan.

0 comments:

Posting Komentar