Kemunafikan - Muhammad Teguh Budianto

Breaking

"Berbagi pengalaman melalui tulisan"

Selasa, 27 Desember 2016

Kemunafikan

Disaat hati ini mulai sedikit terobati
Layaknya kau hadir seperti memberi sebuah energi
Mengembalikan warna yang dulu pernah pergi
Laksana bagaikan sebuah pelangi

Kini kau membuat hati ini luka lagi
Kau tancapkan banyak sekali duri
Dengan kau pergi hari ini
Meninggalkan kesan kemunafikan dan kebohongan diatas wajahmu yang berseri

Kini telah ku akui
Bahwasannya ini yang ingin kau miliki
Dengan kedewasaan yang dulu tak pernah kau rasai
Sekarang dengan mereka kau berusaha mengeksploitasi diri

Tak kusangka hal ini semua  akan terjadi
Tak kusangka dulunya kita saling menyayangi
Kini harus saling membenci
Sebab perbedaan ruang dan tempat tatkala belajar ilmu akuntansi

Aku merasa harus banyak mensyukuri
Ini semua telah kuasa sang ilahi
Dengan kehendaknya aku telah dibukakan mata hati
Dan kisah ini tak ada yang patut disesali

Dengan hanya karya puisi ini
Aku berusaha mengungkapkan rasa didalam hati
Tatkala harus mengungkapkan bahwa hati ini harus pergi
Dan melupakan kenangan 8 yang telah terjadi



Tidak ada komentar:

Posting Komentar